

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# HAS\$1SCHEMA\$1PRIVILEGE
<a name="r_HAS_SCHEMA_PRIVILEGE"></a>

Mengembalikan `true` jika pengguna memiliki hak istimewa yang ditentukan untuk skema yang ditentukan. Untuk informasi selengkapnya tentang hak istimewa, lihat[HIBAH](r_GRANT.md).

## Sintaksis
<a name="r_HAS_SCHEMA_PRIVILEGE-synopsis"></a>

**catatan**  
Ini adalah fungsi leader-node. Fungsi ini mengembalikan kesalahan jika referensi tabel yang dibuat pengguna, tabel sistem STL atau STV, atau tampilan sistem SVV atau SVL.

```
has_schema_privilege( [ user, ] schema, privilege)
```

## Pendapat
<a name="r_HAS_SCHEMA_PRIVILEGE-arguments"></a>

 *pengguna*   
Nama pengguna untuk memeriksa hak istimewa skema. Defaultnya adalah memeriksa pengguna saat ini. 

 *skema*   
Skema yang terkait dengan hak istimewa. 

 *hak istimewa*   
Hak istimewa untuk memeriksa. Nilai yang valid adalah sebagai berikut:   
+ CREATE
+ PEMAKAIAN
+ MENGUBAH
+ MENJATUHKAN

## Jenis pengembalian
<a name="r_HAS_SCHEMA_PRIVILEGE-return-type"></a>

Mengembalikan string CHAR atau VARCHAR. 

## Contoh
<a name="r_HAS_SCHEMA_PRIVILEGE-example"></a>

Kueri berikut mengonfirmasi bahwa pengguna GUEST memiliki hak istimewa CREATE pada skema PUBLIC: 

```
select has_schema_privilege('guest', 'public', 'create');

has_schema_privilege
----------------------
true
(1 row)
```