

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Menggunakan GTID-based replikasi
<a name="mysql-replication-gtid"></a>

Konten berikut menjelaskan cara menggunakan pengidentifikasi transaksi global (GTID) dengan replikasi log biner (binlog) di antara Amazon RDS DB instans. antara cluster Aurora MySQL dan sumber eksternal. 

**catatan**  
Untuk Aurora, Anda hanya dapat menggunakan fitur ini dengan klaster Aurora MySQL yang menggunakan replikasi binlog ke atau dari basis data MySQL eksternal. Basis data lain mungkin berupa instans Amazon RDS MySQL, basis data MySQL on-premise, atau klaster DB Aurora di AWS Region yang berbeda. Untuk mempelajari cara mengonfigurasi jenis replikasi semacam itu, lihat [Replikasi antara Aurora dan MySQL atau antara Aurora dan klaster DB Aurora lainnya (replikasi log biner)](AuroraMySQL.Replication.MySQL.md). 

Jika Anda menggunakan replikasi binlog dan tidak terbiasa dengan GTID-based replikasi dengan MySQL, lihat [Replikasi dengan pengidentifikasi transaksi global](https://dev.mysql.com/doc/refman/5.7/en/replication-gtids.html) dalam dokumentasi MySQL.

GTID-based replikasi didukung untuk Aurora MySQL versi 2 dan 3.

**Topics**
+ [Ikhtisar pengidentifikasi transaksi global (GTID)](#mysql-replication-gtid.overview)
+ [Parameter untuk GTID-based replikasi](#mysql-replication-gtid.parameters)
+ [Mengaktifkan GTID-based replikasi untuk cluster MySQL Aurora](mysql-replication-gtid.configuring-aurora.md)
+ [Menonaktifkan GTID-based replikasi untuk](mysql-replication-gtid.disabling.md)

## Ikhtisar pengidentifikasi transaksi global (GTID)
<a name="mysql-replication-gtid.overview"></a>

*Pengidentifikasi transaksi global (GTID)* adalah pengidentifikasi unik yang dibuat untuk transaksi MySQL yang dilakukan. Anda dapat menggunakan GTID agar pemecahan masalah pada replikasi binlog bisa dilakukan dengan lebih mudah dan sederhana.

**catatan**  
Saat Aurora menyinkronkan data antar-instans DB dalam sebuah klaster, mekanisme replikasi tersebut tidak melibatkan log biner (binlog). Untuk Aurora MySQL, GTID-based replikasi hanya berlaku ketika Anda juga menggunakan replikasi binlog untuk mereplikasi masuk atau keluar dari cluster DB MySQL Aurora dari database eksternal. MySQL-compatible 

MySQL menggunakan dua jenis transaksi untuk replikasi binlog:
+ *Transaksi GTID* – Transaksi yang diidentifikasi oleh GTID.
+ *Transaksi anonim* – Transaksi yang tidak memiliki GTID.

Dalam konfigurasi replikasi, GTID bersifat unik di semua instans DB. GTID menyederhanakan konfigurasi replikasi karena saat Anda menggunakannya, Anda tidak harus merujuk ke posisi file log. GTID juga mempermudah pelacakan transaksi yang direplikasi dan menentukan apakah instans sumber dan replika konsisten.

 Anda biasanya menggunakan GTID-based replikasi dengan Aurora saat mereplikasi dari database MySQL-compatible eksternal ke cluster Aurora. Anda dapat menyiapkan konfigurasi replikasi ini sebagai bagian migrasi dari basis data on-premise atau basis data Amazon RDS ke Aurora MySQL. Jika database eksternal sudah menggunakan GTID, mengaktifkan GTID-based replikasi untuk cluster Aurora menyederhanakan proses replikasi. 

 Anda mengonfigurasi GTID-based replikasi untuk cluster MySQL Aurora dengan terlebih dahulu mengatur parameter konfigurasi yang relevan dalam grup parameter cluster DB. Kemudian, hubungkan grup parameter tersebut dengan klaster. 

## Parameter untuk GTID-based replikasi
<a name="mysql-replication-gtid.parameters"></a>

Gunakan parameter berikut untuk mengkonfigurasi GTID-based replikasi.


| Parameter | Nilai valid | Deskripsi | 
| --- | --- | --- | 
| `gtid_mode` | `OFF`, `OFF_PERMISSIVE`, `ON_PERMISSIVE`, `ON` | `OFF` menentukan bahwa transaksi baru adalah transaksi anonim (yaitu, tidak memiliki GTID), dan transaksi harus anonim agar dapat direplikasi. <br />`OFF_PERMISSIVE` menentukan bahwa transaksi baru adalah transaksi anonim, tetapi semua transaksi dapat direplikasi. <br />`ON_PERMISSIVE` menentukan bahwa transaksi baru adalah transaksi GTID, tetapi semua transaksi dapat direplikasi. <br />`ON` menentukan bahwa transaksi baru adalah transaksi GTID, dan transaksi harus berupa transaksi GTID untuk bisa direplikasi.  | 
| `enforce_gtid_consistency` | `OFF`, `ON`, `WARN` | `OFF` memperbolehkan transaksi melanggar konsistensi GTID. <br />`ON` mencegah transaksi melanggar konsistensi GTID. <br />`WARN` memperbolehkan transaksi melanggar konsistensi GTID, tetapi menghasilkan peringatan apabila terjadi pelanggaran.  | 

**catatan**  
Dalam Konsol Manajemen AWS, `gtid_mode` parameter muncul sebagai`gtid-mode`.

Untuk GTID-based replikasi, gunakan pengaturan ini untuk grup parameter cluster DB untuk cluster DB MySQL Aurora Anda: 
+ `ON` dan hanya `ON_PERMISSIVE` berlaku untuk replikasi keluar dari klaster Aurora MySQL. Kedua nilai ini menyebabkan cluster Aurora DB Anda menggunakan GTID untuk transaksi yang direplikasi ke database eksternal. `ON`mengharuskan database eksternal juga menggunakan GTID-based replikasi. `ON_PERMISSIVE`membuat GTID-based replikasi opsional pada database eksternal. 
+ `OFF_PERMISSIVE`, jika diatur, artinya klaster DB Aurora Anda dapat menerima replikasi masuk dari basis data eksternal. Hal ini dapat dilakukan apakah database eksternal menggunakan GTID-based replikasi atau tidak.
+  `OFF`, jika disetel, berarti klaster Aurora DB Anda hanya menerima replikasi masuk dari database eksternal yang tidak menggunakan replikasi. GTID-based 

**Tip**  
Replikasi masuk adalah skenario replikasi binlog paling umum untuk klaster Aurora MySQL. Untuk replikasi masuk, kami sarankan agar Anda mengatur mode GTID ke `OFF_PERMISSIVE`. Pengaturan tersebut memungkinkan replikasi masuk dari basis data eksternal, terlepas dari pengaturan GTID di sumber replikasinya. 

Untuk informasi selengkapnya tentang grup parameter, lihat [](USER_WorkingWithParamGroups.md).